Jumat, 11 November 2011

Apakah Ada Panduan Seks di Alkitab?

Ketika sampai pada pembicaraan seks, kebanyakan pasangan menikah hanya melakukan apa yang benar menurut mereka. Jika mereka sudah merasa cukup puas, merasakan kesenangan, kedekatan dan klimaks, maka itulah yang akan mereka lakukan. Namun, beberapa orang merasa bersalah karena bertanya-tanya apakah yang mereka lakukan berdosa atau tidak.

Banyak pasangan memiliki berbagai pertanyaan seputar ini, namun sayangnya gereja ketika berbicara tentang seks, mereka biasanya merasa tabu atau malu. Mereka pikir seks bukanlah sesuatu yang rohani yang patut dibicarakan di gereja. Pemikiran yang sangat salah! Seks adalah sesuatu yang rohani, kudus dan merupakan ide Allah sendiri.

Tapi apakah ada daftar kegiatan seksual yang dikategorikan “dosa” dan “kudus”?
Apakah semua orang setuju dengan daftar ini?
Mungkin jawabannya adalah antara ya dan tidak. Tentu saja kita ingin ada panduan yang jelas apa yang boleh dilakukan dan tidak, namun dalam pemahaman Kristen, hal ini tidak ada. Satu-satunya dasar penyaring antara yang boleh dan tidak boleh adalah Alkitab. Namun ada beberapa hal yang harus kita garis bawahi disini:

Pertama, 
Alkitab bukanlah buku manual untuk teknik bercinta. Mungkin Anda pernah mendengar orang berkata bahwa kitab Kidung Agung menggambarkan kegiatan seksual, itu tidak benar. Kidung Agung adalah kumpulan syair lagu cinta yang menggambarkan sukacita sebuah hubungan intim. Jadi Alkitab tidak menggambarkan secara spesifik seperti apa kegiatan seksual itu.

Kedua, 
Alkitab menekankan beberapa prilaku seksual tertentu yang dilarang. Diantaranya adalah perzinahan, melakukan hubungan seksual dengan pribadi yang bukan pasangan Anda. Hubungan seks sebelum pernikahan juga suatu kekejian di hadapan Tuhan karena telah menodai kudusnya hubungan seksual. Karena pada dasarnya hubungan seksual Tuhan ciptakan untuk menciptakan keintiman dalam pernikahan.

Selain itu Alkitab juga mencatat beberapa praktek seksual yang dianggap kekejian di hadapan Tuhan (Imamat 18; Roma 1:21-32; 1 Tesalonika 4:1-8 dan 1 Korintus 6:12-20).

Namun diluar itu, ada banyak kegiatan seksual antara suami istri yang tidak dituliskan dalam Alkitab (seperti pornografi, alat pemuas seksual dan banyak hal lainnya). Jadi bagaimana kita bisa menemukan jawabannya? Cara terbaiknya adalah dengan menemukan prinsip-prinsip yang telah Tuhan tetapkan bagi pasangan suami istri.

1 komentar:

  1. haduh..sayang aku membaca ini di warnet. jadi gak sempat membuka ayat seks yg dianggap kekejian bagi Tuhan deh.

    BalasHapus